Tren Startup Menghadapi Resesi Ekonomi dan Bonus Demografi

13.01.20 10:03 AM Comment(s) By haiqal

Eksistensi startup di Indonesia sungguh berkembang sangat pesat dan cepat. Hal ini karena startup memiliki daya tarik tersendiri dikalangan anak muda, industri digital ini sangat berbeda dari industri konvensional yang memilki rutinitas dan budaya kerja yang monoton.

 

Indonesia di tahun 2018 saja sudah tercatat ada 992 perusahaan rintisan, yang bergerak dalam bidang perdagangan, edukasi, dan kreator game. Sebanyak 552 perusahaan berada di Jabodetabek. Tantangan kedepannya adalah bagaimana perusahaan startup ini untuk menghadapi resesi ekonomi yang kian nampak.


Gejala-gejala resesi ekonomi kini tidak dapat dipandang sebelah mata. Hal ini dipicu karena adanya ketegangan antara Amerika Serikat dan China dalam beberapa bulan terakhir sehingga terjadinya perang dagang, yang juga memliki imbas terhadap Indonesia walaupun tak sesignifikan Singapura dan Korea Selatan. Indonesia akan selalu terkena dampak jika terjadi krisis atau konflik yang sedang terjadi di kancah internasional.

 

Menurut Morgan Stanley Indonesia termasuk kedalam Negara yang paling rentan dengan kondisi global dan juga investasi asing yang digunakan untuk pembiayaan Negara. Indikatornya adalah neraca berjalan, cadangan devisa, kepemilikan asing atas surat berharga Negara, hutang, inflasi dan selisih bunga riil. Walaupun begitu Indonesia dapat memanfaatkan momentum bonus demografi yang akan dihadapinya kelak.

 

Bonus demografi adalah suatu kondisi dimana komposisi jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibanding penduduk usia tidak produktif. Penduduk usia produktif adalah penduduk yang berada pada rentang umur 15-64 tahun. Diharapkan Indonesia juga dapat memanfaatkan bonus demografi ini seperti China dan Korea Selatan sehingga kekhawatiran terhadap resesi ekonomi dapat diatasi sebaik mungkin.


Booming nya startup dikalangan usia produktif atau milenials juga menjadi penentu bagaimana perusahaan rintisan dapat menopang SDM Indonesia bertepatan dengan bonus demografi yang akan dialami Indonesia di tahun 2030.


Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah untuk membuat aturan dan regulasi yang memudahkan anak bangsa untuk terjun langsung ke bisnis startup. Memberikan pelatihan manajemen, akuntansi, mentoring dan juga modal ketika menggarap perusahaan rintisan agar dapat membuktikan performa baik secara finansial.


Klikdaily sebagai perusahaan rintisan yang sudah berdiri, hingga meluncurkan versi beta sejak 2015 dan terus berkembang hingga kini. Selain itu Heroes atau karyawan Klikdaily hampir rata-rata di isi oleh generasi Milenials, dimana akan menjadi salah satu generasi yang ikut berkontribusi besar terhadap momentum bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia di 2030.

Share -