Berbisnis Dalam Sektor “Fast Moving Consumer Goods”

04.09.19 11:41 AM Comment(s) By Rilia

Kantar Worldpanel Indonesia memberikan data bahwa dari tahun 2012 ke 2013 terjadi peningkatan penjualan pada produk FMCG. Sebesar 14% di seluruh Indonesia, baik pada kawasan perkotaan (urban) maupun pedesaan (rural). Dalam perspektif yang lebih mikro, tren konsumen di Indonesia telah menunjukkan peluang yang baik bagi pelaku industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG).


Fast Moving Consumer Goods (FMCG) adalah produk yang memiliki perputaran omset atau pendapatan dengan cepat, dengan biaya yang relatif rendah. Produk FMCG memiliki masa simpan yang singkat. Perusahaan-perusahaan FMCG yang dikenal luas konsumen Indonesia: Nestle, Unilever dan Procter & Gamble. Di Indonesia, kita mengenal Kaldu Sari Nabati, Garuda Food, Orang Tua, Mayora, dan lainnya. Contoh merek FMCG adalah Coca-Cola, Pepsi. Kategori produk FMCG umumnya mencakup berbagai macam produk pakai konsumen yang sering dibeli termasuk peralatan mandi, sabun, kosmetik, pasta gigi, pisau cukur dan deterjen, serta non-durable seperti gelas, lampu, baterai, produk berbahan kertas dan barang-barang plastik.


Berdasarkan prediksi Euromonitor (sebuah perusahaan riset pasar global) menyebutkan Potensi pada sektor industri FMCG di Indonesia akan memiliki 80 juta konsumen atau 40% dari total konsumen di ASEAN pada 15 tahun ke depan .


Share -